October 20, 2021

lolocosmetic.com

Langkah kaki menuju sukses

Susu Pengganti Makan Lansia Agar Nutrisi Harian Tetap Terpenuhi

Susu Pengganti Makan Lansia Agar Nutrisi Harian Tetap Terpenuhi

Sejak dilahirkan, proses penuaan sudah dimulai. Seiring bertambahnya usia, kondisi lansia yang renta secara umum akan mengalami penurunan fungsi organ & fisiologis tubuh. Misalnya adalah perlambatan proses metabolism & juga perubahan komposisi tubuh. Itulah kenapa susu pengganti makan lansia punya peranan penting. Pasalnya, lansia kerap kali mengalami susah makan. Susu ini juga bisa menjadi sumber vitamin yang akan menambah daya tahan tubuh. Kondisi ini juka dibiarkan kerap kali menyebabkan masalah gizi pada lansia. Tak hanya itu, resiko malnutrisi bahkan juga dapat meningkat.

Kondisi-kondisi yang Sering Ditemui pada Lansia

Biasanya, lansia mengalami kondisi-kondisi berikut ini:

  • Kemampuan motoric menurun sehingga membuatnya kurang aktif, lamban & sulit mengunyah makanan. Tentu saja, hal ini bisa mengganggu aktifitas sehari-hari. Pada usia lanjut, fungsi sel otak menurun sehinggan kognitif atau daya ingat juga ikut menurun.
  • Mobilitas usus menurun sehingga menyebabkan gangguan saluran pencernaan. Misalnya adalah nyeri, perut kembung, dan juga susah buang air besar yang bisa menyebabkan wasir.
  • Penyakit kronis yang umum dialami lansia menyebabkan turunnya nafsu makan. Misalnya adalah neurologi, saluran pernapasan, diabetes, jantung, infeksi, dll. Dengan begitu, asupan makan pun berkuran & akhirnya mengakibatkan malnutrisi. Jika lansia susah makan, solusinya adalah memberikan susu pengganti makan lansia.
  • Incontinentia Urine (IU), yaitu pengeluaran urin di luar kesadaran. Ini adalah salah satu masalah Kesehatan yang kerap terjadi pada lansia. Biasanya, lansia akan mengurangi minum. Namun, car aini justru bisa mengakibatkan masalah gizi & meningkatkan resiko dehidrasi.
  • Gigi yang tanggal yang semakin banyak akan mengakibatkan gangguan fungsi mengunyah sehingga berdampak pada malnutrisi.
  • Fungsi organ tubuh menurun. Misalnya adalah penurunan indera pengecapan, penciuman, penglihatan & pendengaran yang kerap kali jadi awal permasalahan gizi pada lansia.
  • Komposisi tubuh mengalami perubahan, di mana masa otot berkurang & masa lemak bertambah.

Mencegah Malnutrisi pada Lansia dengan Susu Pengganti Makan

Kita sering menganggap lansia yang susah makan adalah hal yang wajar. Padahal, penting bagi siapapun, termasuk lansia, untuk memastikan kebutuhan nutrisinya terpenuhi setiap hari. Jika tidak, malnutrisi bisa terjadi. Lansia adalah golongan yang paling beresiko mengalami malnutrisi. Masalah ini harus diatasi sesegera mungkin. Seiring bertambahnya usia harapan hidup di Indonesia, tantangan yang harus dihadapi ialah memastikan para lansia tetap mempunyai hidup yang berkualitas.

Salah satu hal yang paling penting adalah memastikan lansia memiliki hidup yang sehat & terbebas dari masalah malnutrisi. Upaya yang bisa dilakukan utuk membantu lansia tetap mendapatkan nutrisi hariannya yang cukup dan baik adalah dengan memberikan susu pengganti makan lansia. Tentu saja, sebisa mungkin pola makan lansia tetap dijaga.